Such A Mid Life Crisis Issue

Postingan kali ini gue dedikasikan buat lo lo semua yang sedang mengalami mid life crisis hanya karena lo gatau mau kerja apa nantinya setelah lulus kuliah (sok asik ya gue. biarin).

It seems like this kind of confusion is never ending ūüė¶ . Abis lulus SMA bingung mau kuliah di mana dan ambil jurusan apa, terus abis lulus kuliah bingung mau kerja apa dan passion-nya di mana. Apakah mau jadi budak korporat atau malah mendirikan korporat (?).

A few days ago, me and my friend have a convo about working abroad. We came up with the idea of having a “working holiday visa”.¬† Jadi singkatnya working holiday visa itu adalah visa yang bisa lo gunain buat liburan plus kerja di luar negeri (ini nih bisa jadi pilihan lo yang sedang terjebak mid life crisis). Tapi buat bisa dapetin visa itu ada beberapa persyaratan yang harus lo penuhi. Salah satunya adalah harus punya tabungan minimal sekitar 50 juta di dalam rekening lo. Sejumlah uang itu sebenarnya buat mastiin aja sih kalau di luar negeri nanti lo enggak akan jadi gembel karena enggak punya uang untuk hidup di sana.

Gue nontonin beberapa vlog orang Indonesia yang kerja di luar negeri pakai visa working holiday dan sepertinya they are doing really fine. Bahkan mungkin mereka menganggap kerja di luar negeri lebih baik daripada di Indonesia. Why? Because they can earn more money in that country.

Biasanya para pemegang visa working holiday kerja di luar negeri sebagai buruh karena mereka belum punya pengalaman kerja. Buruh yang dimaksud di sini misalnya kerja di perternakan, perkebunan, ataupun restoran. Tapi enggak menutup kemungkinan sih lo juga bisa kerja secara profesional di kantoran. Menurut vlog yang gue tonton, mereka yang kerja sebagai buruh digaji per jam. Gajinya itu lumayan banget mencapai puluhan juta (kalo enggak percaya nonton aja sendiri vlognya di youtube tentang working holiday visa). Kenapa gue bilang lumayan, karena dari gaji tersebut lo bisa memenuhi akomodasi selama di luar negeri dan malah masih bisa nabung serta kirim uang ke Indonesia.

Dari situ gue bisa menyimpulkan sendiri sih kalau emang workers in foreign country are more appreciated than in our country. Kalau di Indonesia UMR aja 3,5 juta dan kebanyakan freshgraduate di negara kita ya hanya bisa pasrah dapet gaji segitu.¬† Ya lo bisa bayangin sendiri kan hidup di jaman now yang serba mahal kayak gini bisa dapetin apa aja dengan uang segitu. Ironi bukan. Yaudalah ya mending kalo mau kerja di negara sendiri kita pikirin aja dari sekarang mau kerja apaan yang bisa menghasilkan gaji puluhan juta per bulan ūüôā Good luck guys. May the force be with us!

Advertisements

Spectacles, Kacamata Bikinan Snapchat Kini Merambah Pasar Eropa

fd038c253da70e22a952945806c109b6
Source : Mirror

Editor : Rahmat Aulia

Kacamata seharga 130 poundsterling atau Rp 2,2 juta ini bukanlah kacamata biasa. Ini adalah kacamata virtual yang sanggup mengambil video berdurasi 10 detik serta foto layaknya sebuah kamera ponsel.

Yang unik dari kacamata ini adalah, hasil jepretan terhubung langsung ke akun Snapchat pengguna. Pengguna juga bisa langsung mengunggah dan membagikan video atau foto tersebut ke pengguna Snapchat yang lain.

Benda berwujud nyentrik ini diproduksi oleh Snap Inc, induk perusahaan Snapchat. Sejatinya, Spectacles bukan merupakan barang baru. Ia sudah diluncurkan bulan November lalu di Amerika Serikat.

Kacamata ini bisa diperoleh secara online melalui website Spectacles.com. Ia juga bisa didapatkan melalui mesin penjual otomatis (vending machine) bernama Snapbots.

Snapbots adalah mesin penjual berwarna kuning yang tersebar di beberapa kota besar di Eropa, seperti: London, Paris, Berlin, Barcelona, dan Venice. Setiap hari, mesin berwujud boks besar itu terus berpindah dari satu titik ke titik lainnya.

Salah satu keistimewaan Spectacles adalah, ia menghasilkan foto dan video dengan sudut pandang lebar. Foto dan video yang diambil dibuat seolah-olah seperti penglihatan mata manusia.

Snaptacles merupakan satu-satunya kacamata pintar yang dijual di pasaran setelah era Google Glass berakhir (Google Glass: produk augmented reality besutan Google).

Diluncurkan tahun 2014, Google Glass tidak berumur panjang. Setahun setelahnya (2015), Google menarik Google Glass dari peredaran dengan alasan mengganggu privasi dan keamanan penggunanya.

Di Eropa, Snapchat memiliki pasar yang sangat bagus. Dari 166 juta pengguna Snapchat aktif, 55 juta di antaranya berdomisili di Eropa. Snap In mendaku, pengguna akan mengunggah 3 miliar snap (foto dan video) menggunakan kacamata canggih ini setiap hari.

SNAP INC | MIRROR

Rusia Operasikan Mesin Penjual Like dan Follower Instagram

b70e3544e287ca1fd7f7302678dca024
Source : Daily Mail

Editor : Rahmat Aulia

Hidup di era media sosial membuat orang terpacu untuk selalu eksis. Di Rusia, usaha tersebut semakin mudah dengan hadirnya mesin otomatis (vending machine) penjaja like dan follower palsu di Instagram.

Mesin ini dibikin oleh Snatap, perusahaan rintisan asal Rusia. Pengguna hanya perlu membayar £1.26 atau Rp 21 ribu untuk mendapat 100 like dan £1.82 atau Rp 31 ribu untuk mendapat 100 follower.

Mesin ini beroperasi di enam kota besar Rusia, yaitu: Moscow, St. Petersburg, Ufa, Saratov, Petrozavodsk, dan Cheboksary. Serta satu kota di luar Rusia: Praha.

Jika like dan follower tidak cukup, pengguna juga bisa menyewa mesin ini. Biayanya sekitar £192 atau sekitar Rp 3,2 juta untuk sekali sewa. Namun, tidak diketahui berapa lama masa sewanya.

Alexey Kovalev, wartawan asal Rusia, adalah orang pertama yang memviralkan mesin otomatis tersebut. Senin, 5 Juni 2017, melalui akun Twitter pribadinya ia berseloroh: “Rusia menjalankan kapitalisme secara ekstrem. Ini adalah vending machine yang menjual like dan follower Instagram.”

Sebelum melakukan pembelian, pengguna harus log in akun mereka di mesin penjual otomatis. Tidak diketahui dengan jelas, bagaimana mesin itu memproduksi like dan follower.

Keberadaan mesin tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak. Peneliti dari Cornell University mengatakan, orang yang selalu menghitung jumlah likes di akun Instagramnya kemungkinan besar telah kehilangan tujuan hidupnya.

“Ketika suatu hari kamu mendapat likes yang lebih sedikit, maka kamu akan merasa buruk. Kepercayaan diri kamu bergantung pada apa yang orang lain katakan dan pikirkan. Seiring berjalannya waktu, hal itu tidak baik untuk kesehatan,” ujar Professor Anthony Burrow, co-author of the study dan assistant professor of human development di Cornell University.

DAILY MAIL | MIRROR | CNET

Enam Fitur Terbaru iOS 11, Apa Saja?

Tampilan-IOS-11-di-iPad-dan-iPhone-THE-VERGE
Source : The Verge

Editor : Rahmat Aulia

Apple mengenalkan sistem operasi terbarunya, iOS 11, pada gelaran Worldwide Developers Conference (WWDC) 2017 di california. Sistem tersebut memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki iOS 10, sistem operasi generasi sebelumnya.

Penasaran apa saja kelebihannya, berikut fitur-fitur andalan iOS 11.

1. Apple Pay

Pengguna dapat melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan fitur Apple Pay. Pembayaran dilakukan melalui aplikasi iMessage. Tak hanya itu, uang juga bisa ditransfer ke akun bank milik pribadi.

2. Siri Translations

Voice smart assistant Apple, Siri, pada iOS 11 dapat menerjemahkan bahasa Inggris ke dalam bahasa Cina, Perancis, Jerman, Italia, dan Spanyol. Selain itu, Siri dapat diakses dengan mudah, dengan cara mengklik tombol home

3. Penghapus Aplikasi Otomatis

iOS 11 dilengkapi dengan penghapus aplikasi otomatis. Melalui fitur bernama Offload Unused Apps, pengguna bisa menghapus aplikasi yang tidak pernah ia gunakan secara otomatis.

4. Control Center

Lebih banyak fitur-fitur Apple yag dipajang di Control Center terbaru. Hal ini memudahkan penguna untuk melihat dan memilih fitur yang ingin digunakan. Pengguna juga bisa menggubah Control Center sesuai kebutuhannya. Misalnya, menambahkan widget Apple TV atau shortcut stopwatch pada tampilan utama.

5. iPad Multitasking and Redesigned Dock

iOS 11 memungkinkan pengguna iPad menggubah tampilan docks sesuai dengan aplikasi yang paling sering digunakan. Pengguna juga bisa menggunakan tiga aplikasi sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

6. Screen Capture / Screen Record

Pada WWDC 2017, Apple tidak menyebutkan secara detail mengenai penggunaan fitur screen capture. Namun, melalui beta yang beredar di publik, kamu bisa merekam semua aktivitas yang dilakukan di layar ponsel dan membagikannya dalam format video.

THE VERGE | PHONE ARENA

Robot Ini Bisa Bicara Seperti Manusia

 

5392ed934ca2fae60bf52ada8b67bc2c
Source : Mashable

Editor : Aulia Rahmat

Jepang kembali menciptakan robot android yang mirip dengan manusia. Robot buatan Hiroshi Ishiguro, Profesor dari Osaka University, bersama rekannya, Dylan Glas itu diberi nama Erica.

Robot ini berwujud menyerupai perempuan cantik berusia 23 tahun. Selain cantik, ia memiliki kemampuan berkomunikasi yang sangat baik.

“Erica adalah robot yang ciri-cirinya paling mendekati manusia,‚ÄĚ ujar Ishiguro.

Erica berbeda jika dibandingkan kreasi Ishiguro lainnya. Ia memiliki kemampuan bahasa tubuh yang tidak dimiliki robot-robot lain.

Saat berbicara, Erica mampu memberikan kesan natural layaknya seorang manusia. Ia juga bisa mengedipkan mata, memiringkan kepala, membentuk mimik wajah yang mengikuti emosi, hingga menggerakan bibir.

Meski mirip dengan manusia. Erica belum sempurna seutuhnya. Kaki dan tangannya masih kaku, belum bisa bergerak dengan leluasa.

Erica adalah robot hasil kerjasama antara The Japan Science and Technology Agency, Osaka University, the Advanced Telecommunications Research Institute International (ATR) dan Kyoto University.

Ishiguro dan Glas terus bekerja keras menyempurnakan Erica. Mereka bercita-cita menjadikan Erica sebagai robot yang sanggup berinteraksi dengan manusia. Menjadikannya mahluk sosial.

MASHABLE | THE GUARDIAN

Bekal Cinta Aja Enggak Akan Cukup

Movies and books are truly my muse. Film yang gue tonton kali ini judulnya One True Thing. Lagi iseng aja waktu itu kebetulan ada di HBO. Ternyata setelah gue cari di Google, One True Thing adalah film lama. Diproduksi tahun 1998 ketika gue masih balita berumur tiga tahun. Pemainnya yakni Meryl Streep, Renee Zellweger, dan William Hurt.

Di dalam film One True Thing, Meryl Streep (Kate) berperan sebagai ibu dari Renee Zellweger (Ellen Gulden). Sementara William Hurt berperan sebagai suami Kate. Film ini menceritakan kehidupan Kate beserta keluarga kecilnya itu. I warn you this movie is a sad ending and really touching. I barely cried over this old movie hehehe.

Ada satu scene dimana Ellen mengetahui bahwa ayahnya berselingkuh secara diam-diam. Sikap Ellen pada ayahnya jadi berubah sejak saat itu. Kate yang cemas akan perubahan sikap Ellen pun akhirnya angkat bicara. Ternyata, ia juga tahu kalau suaminya tengah mendua.

I feel like that I have to quote what Kate has said to Ellen “You make concessions when you’re married a long time that you don’t believe you’ll ever make when you’re beginning. You say to yourself when you’re young, oh I wouldn’t tolerate this or that or the other thing, you say love is the most important thing in the world and there’s only one kind of love and it makes you feel different than you feel the rest of the time, like you’re all lit up. But time goes by and you’ve slept together a thousand nights and smelled like spit-up when babies are sick and seen your body droop and get soft. And some nights you say to yourself , it’s not enough, I won’t put up with another minute. And then the next morning you wake up and the kitchen smells like coffee and the children have their hair all brushed and the birds are eating out of the feeder and you look at your husband and he’s not the person you think he was but he’s your life. The house and the children and so much more of what you do is built around him and your life, too, your history. If you take him out it’s like cutting his face out of all the pictures, there’s a big hole and it’s ugly. It would ruin everything. It’s more than love, it’s more important than love…”

Yup, so it turns out like that. Married is bigger than what we define as love. Your partner may change a lil bit or even huge. Setuju enggak setuju sih sebenarnya sama prinsip Kate yang “let it go” and “let it be” (bingung sih either you have to split up or hold up). Overall, I think we should get marry only when we’re ready not because the society told you so.

Karena nyatanya memang mempertahankan itu enggak mudah. Kalau kata Adhitya Mulya dalam bukunya Sabtu Bersama Bapak, “Membangun sebuah hubungan itu butuh dua orang yang solid. Yang sama-sama kuat. Bukan yang saling ngisi kelemahan. Karena untuk menjadi kuat adalah tanggung jawab masing-masing orang. Bukan tanggung jawab orang lain”.

 

Kamu Generasi Kekinian Banget?

635957617276086104-298548366_millennials

source: The Odyssey Online

Siapa sih millennials itu? Yup bagi kamu yang lahir antara tahun 1980-2000, congratulation! karena kamu masuk ke dalam generasi millennials, begitulah yang Times Magazine bilang.

Gue harus banget ngucapin congratulation ke generasi millennials karena kita (aku dan kamu unchh) punya berbagai macam keuntungan dan kesempatan yang bisa dibilang cukup unlimited.

Jadi ceritanya gue sempet baca bukunya Yoris Sebastian yang terbaru, judulnya Generasi Langgas: Millennials Indonesia. Berhubung di tempat magang gue sebut aja Televisi Masa Kini itu sangat concern dengan millennials, jadi ya gue juga tertarik lah buat baca bukunya Yoris itu.

Dalam bukunya Yoris, dijelasin tuh kenapa generasi millennials juga disebut dengan generasi langgas sampai tips and trick survive dalam kehidupan generasi millennials.

Setelah baca bukunya, gue baru tahu ternyata 33% penduduk Indonesia adalah millennials dan sebanyak 50% penduduk usia produktif di Indonesia adalah millennials. Wow, angka yang begitu fantastis bukan? *berasa iklan*

Nyambung ke pembahasan sebelumnya, sebenernya gue ingin mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT dan kepada orang tua gue karena udah ngelahirin gue ke dunia ini pada tanggal 27 Mei 1995 (biar kalian inget ulang tahun gue nih).

Bersyukur banget bisa jadi salah satu butiran debu dalam generasi millennials ini. Bayangin aja jaman kekinian sekarang ini lo bisa dengan mudahnya mengakses segala macem informasi lewat internet.

Hidup kita sekarang jadi jauh lebih mudah. Semua orang pake smartphone. Mau bales dendam ke mantan pake foto sama gebetan gampang banget karena ada Instagram. Mau pdkt sama cowok ganteng di kampus jadi gampang juga karena ada aplikasi chat Whatsapp dan Line. Coba bandingin sama jaman dulu, mana bisa copy-paste dari internet terus diedit dikit. *jangan copy-paste ya namanya plagiat itu*

Asyik banget kan jadi generasi millennials.